Kata teman saya, kuncinya di melupakan dan memaafkan.
Permasalahannya, saya terlalu bodoh dengan tetap memilih menjadi korban.
Kenyataannya, bukti yg ada selalu menunjukkan GA PERNAH MAU daridulu dan bukan GA BISA yg jadi alasan.
Seharusnya, ada yg dengan bijak mencoret nama saya dari daftarnya.
Bukannya permainan kami sudah lama berakhir?
Dan mungkin bahkan telah berakhir sebelum dimulai.
Ketika sudah ga bisa percaya lagi dengan kata hati,
mungkin saya harus lebih mendengar apa kata otak.
Seperti pada kalimat yg terdapat dlm salah satu majalah.
Kesalahan paling bodoh dalam hidup adalah, menganggap orang yg telah sangat menyakitimu takkan pernah menyakitimu lagi.Yg jelas, saya akan berusaha untuk tidak mau jadi korban kembali.
Karna saya tidak ingin menjadi orang jahat,
apalagi bodoh...
...
posted by
Inna @
3:21 PM
